Aku tidak pernah memaksakan untuk seseorang tetap tinggal dihidupku. Jika ingin pergi yaa pergi saja, jika itu membuatnya bebas. Tapi percayalah, ketika dia sudah satu langkah menjauhikuu, aku tidak pernah sudi berputar arah untuk berbalik mendekat. Kecuali, jika itu memang jodoh (Berhenti dititik).
Sebuah kata syukur dan kufur yang beriringan. Tak apa jika asa menjadi sendu, Jika keluh yang tak terbendung, Pun jika kesah merajalela. Memang kita seorang hamba. Namun lekas lah sadar, nikmatNya telah terlupakan.
Komentar
Posting Komentar